Keyword 1

Sri Mulyani calon presiden bank dunia

Sri Mulyani calon presiden Bank Dunia

Tokoh populer yang banyak diliput oleh media saat ini adalah Sri Mulyani. Kabar baiknya, pemberitaan ini bukan kabar buruk seputar korupsi seperti berita Nazarudin, Anas dan tokoh politik lainnya, tetapi ini betul-betul kabar baik karena Sri Mulyani diberitakan akan menjadi calon presiden bank dunia menggantikan Robert Zoellick yang akan mundur pada bulan Juni 2012.
Sekarang ini Sri Mulyani menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia setelah sebelumnya menjabat sebagai Menteri keuangan dan Emerging Markets menyebutkan bahwa “Sri Mulyani memang Menteri Keuangan terbaik di Asia“.
Ada 8 calon presiden bank dunia pada website www.worldbankpresident.org dan Sri Mulyani meraih hasil polling 87% dari 15.049 pemilih dan diikuti oleh Kemal Dervis dengan 8% suara. Walaupun hasil ini bukan keputusan final yang akan diambil untuk menjadi presiden bank dunia, tetapi setidaknya perbedaan hasil yang mencolok seperti ini tentu akan menjadi pertimbangan bagaimana publik menerima Sri Mulyani yang berasal dari negara berkembang bisa dicalonkan menjadi presiden bank dunia yang selama ini selalu dikuasai oleh Amerika Serikat sejak tahun 1944.
Dewan Eksekutif bank dunia menyebutkan beberapa kriteria calon presidennya sebagai berikut :
1. Terbukti memiliki rekam jejak yang kuat sebagai pemimpin
2. Berpengalaman memimpin organisasi besar yang aktif di tingkat internasional dan terbiasa bekerja dengan sektor publik.
3. Mampu menjabarkan misi pembangunan Bank Dunia secara jelas
4. Memiliki komitmen dan apresiasi kuat terhadap kerjasama multilateral
5. Dapat berkomunikasi secara efektif dan diplomatis, dan menjalani kewajiban seorang Presiden secara imparsial dan obyektif.
Sebagai presiden bank dunia dengan gaji sekitar 6,6 miliar / tahun halal tanpa perlu memperkaya diri menggunakan jabatan atau fasilitas negara, tentu posisi ini lebih menggiurkan daripada sekedar menjadi Presiden RI.
Semoga Sri Mulyani betul-betul terpilih sebagai Presiden Bank Dunia dan tidak lupa untuk membantu negara berkembang seperti Indonesia.

4 Comments

You must be logged in to post a comment.