pelajaran komputer dihapus

pelajaran komputer di sekolah dihapus

Pelajaran komputer di sekolah dihapus

Setelah sebelumnya saya banyak membahas kalau Jokowi jadi capres, saya tertarik tentang penghapusan materi pelajaran komputer mulai dari sd sampai dengan smu, pikiran pertama saya adalah bahwa birokrat / politikus yang menghapuskan pelajaran komputer tersebut pasti seorang yang gaptek, karena takut kesaingin ama anak-anak sekarang yang jago komputer akhirnya dihapuskanlah pelajaran komputer tersebut. Tetapi setelah membaca beberapa berita yang tersebar di media online, saya mulai memikirkan beberapa faktor yang dipertanyakan dan beberapa pendapat baik yang positif maupun yang negatif. Yang pasti topik ini pun menjadi menarik karena penghapusan pelajaran komputer ini terjadi pada waktu teknologi informatika sedang booming.

Beberapa hal yang menjadi alasan penghapusan materi pelajaran komputer tersebut adalah :

  1. Anak tk dan sd sudah bisa menggunakan komputer
  2. Pemerintah tidak bisa memastikan aliran listrik ataupun pengadaan lab komputer di daerah terpencil sehingga tidak semua sekolah bisa mengadakan pelajaran komputer
  3. Pelajaran komputer bisa menjadi bagian dari mata pelajaran lain yang diintegrasikan dengan penggunaan komputer

Argumen yang menjawab pertanyaan tersebut antara lain :

  1. Anak tk dan sd pun sudah bisa berbicara atau menulis menggunakan bahasa indonesia, tetapi mengapa mata pelajaran bahasa indonesia tidak dihapuskan? Anak-anak bisa menggunakan komputer sejak kecil tapi terbatas sebagai pengguna, apakah harus dibiarkan saja kemampuannya yang sangat terbatas itu? apakah kita mau menjadi bangsa konsumen yang  hanya bisa menggunakan hasil produk programmer dari negara lain? Bagaimana pengertian tentang penggunaan internet yang berbahaya? Bukankah justru dalam hal itu mereka seharusnya dididik.
  2. Kita bisa menerima kalau ada daerah terpencil yang tidak bisa mendapatkan mata pelajaran tertentu, sehingga tidak bisa dipaksakan atau memaksakan pemerintah untuk membuat mata pelajaran itu terpenuhi, tetapi setidaknya mengapa harus menghapuskan mata pelajaran tersebut di sekolah-sekolah daerah perkotaan bahkan sudah memiliki laboratorium komputer sendiri. Bahkan di sekolah terpencil masih banyak yang tidak mendapat guru yang bisa mengajar pelajaran bahasa inggris apalagi menyediakan guru native speaker ataupun menyediakan laboratorium kimia yang bisa sesuai standar materi   mata pelajaran kimia, tetapi tidak berarti bahwa kedua materi tersebut harus dihapuskan dari kurikulum.
  3. Sebetulnya saya sangat setuju kalau setiap pelajaran diajarkan dengan menggunakan komputer, bahkan saya punya impian setiap murid tidak perlu membawa buku ke sekolah, setiap materi bisa dibaca dengan laptop / tablet berupa ebook, catatan pelajaran diketik menggunakan ms word, dan setiap tugas dikirim via email ke guru masing-masing. Tetapi saya sangat tahu bagaimana risikonya bagi anak-anak yang malas tentu akan copas dari temannya, searching  jawaban di google, berhitung dengan rumus excel, bahkan menanyakan materi pelajaran di yahoo answer dan mengirimkan ke guru masing-masing sebagai laporan tugas. Hal ini juga yang sekaligus menyadarkan saya tentang bahayanya penggunaan komputer dan internet kepada anak-anak jika mereka tidak mendapatkan pelajaran komputer di sekolah, karena mereka tidak akan tahu apa batasan dari penggunakan peralatan berteknologi canggih tersebut.

Berdasarkan dari pertimbangan di atas, maka saya menyimpulkan bahwa memang apa yang pertama kali saya pikir bahwa penghapusan materi pelajaran komputer di sekolah merupakan sebuah kebodohan memang benar. Semoga pemerintah cepat sadar dan menghapuskan kebijakan yang tidak bijak ini. Supaya apa yang pernah terjadi di dunia pendidikan di indonesia, yang tidak terjadi di negara lain seperti rusaknya kertas soal ujian, buku pelajaran yang berisi materi yang tidak sesuai untuk anak di bawah umur, terlambatnya penyediaan lembar soal dan kertas ujian dan sejenisnya tidak terjadi lagi atau bertambah dengan kebodohan baru seperti apa yang dibahas di atas.

You must be logged in to post a comment.